Islamic Widget

create your own banner at mybannermaker.com!

Tuesday, August 9, 2011

Z/A/K/A/T... DAH BAYAR KE BELUM??




Fadhilat Zakat Dan Kelebihannya

Orang-orang yang menunaikan zakat beroleh sebaik-baik balasan. Ini ditegaskan di dalam al-Qur’an seperti berikut:

وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَيُطِيعُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ أُولَئِكَ سَيَرْحَمُهُمُ اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ.

“Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, setengahnya menjadi penolong bagi setengahnya yang lain; mereka menyeru berbuat kebaikan dan melarang daripada berbuat kejahatan dan mereka mendirikan sembahyang dan memberi zakat serta taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah, sesungguhnya Allah Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana. “(1)

Yakni golongan yang diberkati Allah dan dilimpahi dengan rahmatNya ialah golongan yang beriman kepada Allah dan bertolong bantu sesama sendiri, yang menyuruh berbuat baik dan mencegah perbuatan jahat dan yang mengikat hubungannya dengan Allah: Dengan amalan sembahyang, serta menguatkan hubungannya dengan masyarakat: Dengan pemberian zakat. (2)

______________________________

1. Ayat 71, Surah al-Taubah.

2. Fiqh al-Sunnah (1:329).

Di dalam hadith pula ditegaskan seperti berikut:

78- عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ وَأَبِي سَعِيدٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَا خَطَبَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا فَقَالَ مَا مِنْ عَبْدٍ يُصَلِّي الصَّلَوَاتِ الْخَمْسَ وَيَصُومُ رَمَضَانَ وَيُخْرِجُ الزَّكَاةَ وَيَجْتَنِبُ الْكَبَائِرَ السَّبْعَ إِلَّا فُتِّحَتْ لَهُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ فَقِيلَ لَهُ ادْخُلْ بِسَلَامٍ. (رواه النسائي وغيره)

78- Dari Abu Hurairah dan Abu Said r.a., katanya: Dalam khutbahnya kepada kami, Rasulullah s.a.w. bersabda: ” .. mana-mana orang yang mengerjakan sembahyang yang lima, berpuasa pada bulan Ramadhan, mengeluarkan zakat dan menjauhi dosa-dosa besar yang tujuh(1), melainkan di bukakan baginya pintu-pintu Syurga, serta di katakan kepadanya: Dipersilakan masuk dengan selamat sejahteranya”.(2)

(Hadith Sahih – Riwayat Nasa`i dan lain-lainnya).

______________________________

1. Menurut hadith (Bukhari), dosa-dosa besar yang tujuh itu ialah: Melakukan syirik terhadap Allah, melakukan sihir, membunuh orang, memakan riba, memakan harta anak yatim, melarikan diri dalam perjuangan perang sabil dan menuduh perempuan-perempuan Islam yang terpelihara kehormatannya, yang tidak terlintas memikirkan sebarang kejahatan – (dengan tuduhan yang mencemarkan nama baiknya).

2. Al-Targhib wa al-Tarhib (1:515).

Hukum Orang Yang Enggan Membayar Zakat

Oleh kerana zakat telah sedia diketahui oleh umat Islam umumnya sebagai salah satu perkara agama yang diwajibkan, bahkan salah satu “Rukun Islam”, maka orang yang mengingkari wajibnya menjadilah murtad – terkeluar dari Islam, kecuali kalau ia seorang yang baharu memeluk Islam, maka ia tidak dihukum demikian disebabkan kejahilannya.

Sebaliknya kalau orang yang enggan membayar zakat itu – tetap beriktikad tentang wajibnya, maka ia dikira berdosa besar dan pemerintah Islam bertanggungjawab mengambil zakat dengan paksa daripadanya serta menghukumnya – dengan dita’zirkan.

Kalau pula orang enggan membayar zakat itu satu kumpulan ramai bilangannya dan kuat pertahanannya tetapi mereka tetap beriktikad tentang wajibnya, maka pemerintah Islam bertanggungjawab memerangi mereka sehingga mereka tunduk menyerah dan membayar zakatnya.

Hukum ini berdasarkan keterangan-keterangan yang berikut:

Pertama: Menurut hadith yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Ibn Umar r.a., bahawa Rasulullah s.a.w. menerangkan: Bahawa Baginda diperintahkan oleh Allah Taala supaya memerangi orang-orang yang tidak melaksanakan beberapa perintah agama yang menjadi “Rukun Islam” di antaranya ialah “Memberi zakat”.

Kedua: Menurut hadith yang diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim dan lain-lainnya, dari Abu Hurairah r.a., bahawa khalifah Islam yang pertama – Saiyidina Abu Bakar al-Siddiq r.a., telah mengerahkan tentera Islam memerangi beberapa kaum yang enggan membayar zakat. (1)

Monday, August 1, 2011

DOA HARIAN DI BULAN RAMADHAN KARIM..


Doa hari – 1

Yaa Allah! Jadikanlah puasaku sebagai puasa orang-orang yang benar-benar berpuasa. Dan ibadah malamku sebagai ibadah orang-orang yang benar-benar melakukan ibadah malam. Dan jagalah aku dan tidunya orang-orang yang lalai. Hapuskanlah dosaku ... Wahai Tuhan sekalian alam!!
Dan ampunilah aku, Wahai Pengampun para pembuat dosa.

Doa hari – 2

Yaa Allah! Dekatkanlah aku kepada kenidloan-MU dan jauhkanlah aku dan kemurkaan serta balasan-MU. Berilah aku kemampuan untuk membaca ayat-ayat-MU dengan rahmat-MU, Wahai Maha Pengasih dad semua Pengasih!!

Doa hari – 3

Yaa Allah! Benikanlah aku nizki akal dan kewaspadaan. dan jauhkanlah aku dari kebodohan dan kesesatan. Sediakanlah bagian untukku dari segala kebaikan yang KAU turunkan, demi kemurahan-MU, Wahai dzat Yang Maha Dermawan dari semua dermawan!

Doa hari – 4

Yaa Allah! Berikanlah kekuatan kepadaku, untuk menegakkan perintah-perintah-MU, dan berilah aku manisnya bendzikin mengingat-MU. Berilah aku kekuatan untuk menunaikan syukur kepada-MU, dengan kemuliaan- MU. Dan jagalah aku dengan penjagaan-MU dan perlindungan-MU, Wahai dzat Yang Maha Melihat.

Doa hari – 5

Yaa Allah! Jadikanlah aku diantara orang-orang yang memohon ampunan, dan jadikanlah aku sebagai hamba-MU yang sholeh dan setia serta jadikanlah aku diantara Auliya'- MU yang dekat disisi-MU, dengan kelembutan-MU, Wahai dzat Yang Maha Pengasih di antara semua pengasih.


Doa hari – 6

Yaa Allah! Janganlah Engkau hinakan aku karena perbuatan maksiat terhadap-MU, dan janganlah Engkau pukul aku dengan cambuk balasan-MU. Jauhkanlah aku dari hal-hal yang dapat menyebabkan kemurkaan-MU, dengan anugerah dan bantuan-MU, Wahai puncak keinginan orang-orang yang berkeinginan!

Doa hari – 7


Yaa Allah! Bantulah aku untuk melaksanakan puasanya, dan ibadah malamnya. Jauhkanlah aku dari kelalaian dan dosa-dosanya. Dan berikanlah aku dzikir berupa dzikir mengingat-MU secara berkesinambungan, dengan Taufiq- MU, Wahai Pemberi Petunjuk orang-onang yang sesat.

Doa hari – 8
Yaa Allah! Berilah aku rizki berupa kasih sayang tenhadap anak-anak yatim dan pemberian makan, serta penyebaran salam, dan pergaulan dengan orang-onang mulia, dengan kemuliaan-MU, Wahai tempat berlindung bagi orang-onang yang berharap


Doa hari – 9
Yaa Allah! Sediakanlah untukku sebagian dri rahmat-MU yang luas, dan beriknalah aku petunjuik kepada ajaran- ajaran-MU yang terang, dan bimbinglah aku menuju kepada kerelaan-MU yang penuh dengan kecintaan-MU, Wahai harapan orang-orang yang rindu.

Doa hari – 10

Yaa Allah! Jadikanlah aku diantara orang-orang yang bertawakkal kepada-Mu, dan jadikanlah aku diantara orang- orang yang menang disisi-MU, dan jadikanlah aku diantara orang-orang yang dekat kepada-MU dengan ihsan-MIU, Wahai Tujuan orang-orang yang memohon.

Doa hari – 11
Yaa Allah! Tanamkanlah dalam diniku kecintaan kepada perbuatan baik, dan tanamkanlah dalam diniku kebencian terhadap kemaksiatan dan kefasikan. Jauhkanlah dariku kemurkaan-MU dan api neraka dengan pertolongan-MU, Wahai Penolong orang-orang yang meminta pertolongan.

Doa hari – 12

Yaa Allah! Hiasilah diriku dengan penutup dan kesucian. Tutupilah diriku dengan pakaian qana'ah dan kerelaan. Tempatkanlah aku di atas jalan keadilan dan sikap tulus. Amankanlah diniku dari setiap yang aku takuti dengan penjagaan-MU, Wahai penjaga orang-orang yang takut.


Doa hari – 13
Yaa Allah! Sucikanlah diriku dari kekotoran dan kejelekan. Berilah kesabaran padaku untuk menenima segala ketentuan. Dan berilah kemampuan kepadaku untuk bertaqwa, dan bergaul dengan orang-orang yang baik dengan bantuan-MU,Wahai Dambaan orang-orang miskin.

Doa hari – 14
Yaa Allah! Janganlah.Engkau hukum aku, karena kekeliruan yang kulakukan. Dan ampunilah aku dari kesalahan-kesalahan dan kebodohan. Janganlah Engkau jadikan diriku sebagai sasaran bala' dan malapetaka dengan kemualian-MU, Wahai Kemulian kaum Muslimin.

Doa hari – 15
Yaa Allah! Berilah aku rizki berupa ketaatan orang-orang yang khusyu'. Dan lapangkanlah dadaku dengan taubatnya orang-orang yang menyesal, dengan keamanan-MU, Wahai Keamanan untuk orang-orang yang takut.

Doa hari - 16

Yaa Allah! Berilah aku kemampuan untuk hidup sebagaimana kehidupan orang-orang yang baik. Dan jauhkanlah aku dari kehidupan bersama orang-orang yang jahat. Dan naungilah aku dengan rahmat-MU hingga sampai kepada alam akhirat. Demi ketuhanan-MU Wahai Tuhan seru sekalian alam.
Doa hari – 17
Yaa Allah! Tunjukkanlah aku kepada amal kebajikan dan penuhilah hajat serta cita-cita-ku. Wahai Yang Maha Mengetahui keperluan, tanpa pengungkapan permohonan. Wahai Yang Maha Mengetahui segala yang ada didalam hati seluruh isi alam. Sholawat atas Mohammad dan keluarganya yang suci.
Doa hari – 18
Yaa Allah! Sedarkanlah aku akan berkah-berkah yang terdapat di saat saharnya. Dan sinarilah hatiku dengan terang cahayanya dan bimbinglah aku dan seluruh anggota tubuhku untuk dapat mengikufi ajaran-ajarannya, Demi cahaya-Mu Wahai Penerang hati para arifin.

Doa hari – 19
Yaa Allah! Penuhilah bagianku dengan berkah-berkahnya, dan mudahkanlah jalanku menuju kebaikan-kebaikannya. Janganlah Kau jauhkan aku dari ketertedmaan kebaikan- kebaikannya, Wahai Pembed petunjuk kepada kebenaran yang terang.

Doa hari – 20

Yaa Allah! Bukakanlah bagiku pintu-pintu sorga dan tutupkanlah bagiku pintu-pintu neraka, dan berikanlah kemampuan padaku untuk membaca AI-Quran Wahai Penurun ketenangan di dalam hati orang-orang Mu'min.

Doa hari – 21
Yaa Allah! benilah aku petunjuk menuju kepada kenidloan- MU. Dan janganlah Engkau bed jalan kepada setan untuk menguasaiku. Jadikanlah sorga bagiku sebagai tempat tinggal dan peristirahatan, Wahai Pemenuh kepenluan orang- orang yang meminta.

Doa hari – 22
Yaa Allah! Bukakanlah bagiku pintu-pintu karunia-MU, turunkan untukku berkah-berkahmu. Berilah kemampuan untukku kepada penyebab-penyebab keridloan-MU, dan tempatkanlah aku di dalam sorga-MU yang luas, Wahai Penjawab doa orang-orang yang dalam kesempitan.

Doa hari – 23
Yaa Allah! Sucikanlah aku dari dosa-dosa, dan bersihkanlah diriku dari segala aib. Tanamkanlah ketaqwaan di dalam hatiku, Wahai Penghapus kesalahan onang-orang yang berdosa.

Doa hari – 24

Yaa Allah! Aku memohon kepada-MU hal-hal yang mendatangkan keridloan-MU, dan aku berlindung dengan- MU dan hal-hal yang mendatangkan kemarahan-MU, dan aku memohon kepada-MU kemampuan untuk mentaati-MU serta menghindani kemaksiatan tenhadap-MU, Wahai Pemberi para peminta.
Doa hari – 25
Yaa Allah! Jadikanlah aku orang-.orang yang mencintai Auliya-MU dan memusuhi musuh-musuh MU. Jadikanlah aku pengikut sunnah-sunnah penutup Nabi-MU, Wahai Penjaga hati para Nabi.

Doa hari – 26
Yaa Allah! Jadikanlah usahaku sebagai usaha yang disyukuri, dan dosa-dosaku diampuni, amal perbuatan ku diterima, dan seluruh aibku ditutupi, Wahai Maha Pendengar dan semua yang mendengar.
Doa hari – 27

Yaa Allah! Rizkikanlah kepadaku keutamaan Lailatul Qadr, dan ubahlah perkara-perkaraku yang sulit menjadi mudah. Terimalah permintaan maafku, dan hapuskanlah dosa dan keslahanku, Wahai Yang Maha Penyayang terhadap hamba- hambanya yang sholeh.

Doa hari – 28
Yaa Allah! Penuhkanlah hidupku dengan amalan-amalan Sunnah, dan muliakanlah aku dengan terkabulnya semua permintaan. Dekatkanlah perantaraanku kepada-MU diantara semua perantara, Wahai Yang tidak tersibukkan oleh permintaan orang-orang yang meminta.
Doa hari – 29
Yaa Allah! Liputilah aku dengan rabmat dan benikanlah kepadaku Taufiq dan penjagaan. Sucikanlah hatiku dan noda-noda fitnah wahai pengasih terhadap hamb- hambaNYA yang Mu'min.

Doa hari – 30

Yaa Allah! Jadikanlah puasaku disertai dengan syukur dan penerima di atas jalan keridloan-MU dan keridloan Rasul. Cabang-cabangnya kokoh dan kuat berkat pokok-pokoknya, Demi kenabian Mohammad dan keluarganya yang suci, dan segala puji bagi Allah Tuhan sekalian alam.

AULA SYAHR RAMADHAN


Ramadhan adalah bulan berkah, bulan sejuta hikmah, dan bulan kemuliaan yang lebih baik dari seribu bulan. Pendek kata, beruntunglah orang-orang yang bertemu dengan Ramadhan dan bisa berbuat kebajikan di dalamnya. Kemuliaan dan keberkahan Ramadhan telah disampaikan oleh Allah dan Rasul-Nya.

“Wahai segenap manusia, telah datang kepada kalian bulan yang agung penuh berkah, bulan yang di dalamnya terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Allah menjadikan puasa di siang harinya sebagai kewajiban, dan qiyam di malam harinya sebagai sunah. Barangsiapa menunaikan ibadah yang difardukan, maka pekerjaan itu setara dengan orang mengerjakan 70 kewajiban.

Ramadhan merupakan bulan kesabaran dan balasan kesabaran adalah surga. Ramadhan merupakan bulan santunan, bulan yang di mana Allah melapangkan rezeki setiap hamba-Nya. Barangsiapa yang memberikan hidangan berbuka puasa bagi orang yang berpuasa, maka akan diampuni dosanya, dan dibebaskan dari belenggu neraka, serta mendapatkan pahala setimpal dengan orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang berpuasa tersebut.” (HR Khuzaimah).

Dari hadis di atas, ada beberapa keutamaan Ramadhan. Pertama, syahrul azhim (bulan yang agung). Azhim adalah nama dan sifat Allah. Namun, juga digunakan untuk menunjukkan kekaguman terhadap kebesaran dan kemuliaan sesuatu. Ramadhan mulia dan agung, karena Allah sendiri telah mengagungkan dan memuliakannya.

Kedua, syahrul mubarak. Bulan ini penuh berkah, berdayaguna dan bermanfaat. Detik demi detik, waktu yang berjalan pada bulan suci ini, ia bagaikan rangkaian berlian yang sangat berharga bagi orang beriman. Karena semuanya diberkahi dan amal ibadahnya dilipatgandakan.

Ketiga, syahru shiyam. Pada bulan Ramadhan dari awal hingga akhir kita menegakkan satu dari lima rukun (tiang) Islam yang sangat penting, yaitu shaum (puasa). Keempat, syahru nuzulil qur'an. “Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Alquran sebagai petunjuk bagi manusia, penjelasan bagi petunjuk, dan furqan (pembeda).” (Al-Baqarah [2]: 185).

Kelima, syahrul musawwah (bulan santunan). Di bulan Ramadhan sangat dianjurkan bagi setiap Muslim untuk saling bederma, berkasih sayang dengan sesamanya yang keadaannya jauh memprihatinkan daripada kita.

Keenam, syahrus shabr (bulan sabar). Bulan Ramadhan melatih jiwa Muslim untuk senantiasa sabar tidak mengeluh dan tahan uji. Sabar adalah kekuatan jiwa dari segala bentuk kelemahan mental, spiritual, dan operasional. Orang bersabar akan bersama Allah sedangkan balasan orang-orang yang sabar adalah surga.

Sunday, July 24, 2011

RAMADHAN AL-KARIM


Bulan Ramadhan adalah satu-satunya bulan Islam yang disebut di dalam Al-Quran. Bulan-bulan lain tidak pernah disebut dalam Islam. Bulan Ramadhan adalah bulan di mana Al-Quran diturunkan, malahan kitab Samawi yang lain seperti kitab Injil, Taurat dan Zabur juga turun pada bulan Ramadhan.

Berlaku perselisihan pendapat ulama tentang penurunan Al-Quran di bulan Ramadhan namun kata ustaz, biarlah ulama berdebat, kita terima sahaja kerana mereka lebih tahu. Terdapat dua pendapat berkaitan hal ini :-

* Maksud Al-Quran turun pada bulan Ramadhan adalah Al-Quran dibawa oleh Jibrail di dalam bentuk wahyu untuk diturunkan kepada Rasulullah s.a.w.
* Maksud Al-Quran turun pada bulan Ramadhan adalah Al-Quran diturunkan dari Luh Mahfuz kepada langit dunia pada bulan Ramadhan.

Di dalam ayat Al-Quran di mana Allah berfirman bahawa Al-Quran diturunkan pada bulan Ramadhan, Allah menyambung bahawa Al-Quran adalah sebagai petunjuk. Ini bermakna jika ada permasalahan, maka rujuklah Al-Quran kerana disitu ada penyelesaian. Kes-kes gejala sosial (atau musibah sosial) berlaku kerana tindakan susulan tidak mengikut Al-Quran.

Menurut ustaz, Al-Quran itu datang dengan tiga jenis petunjuk.

* Petunjuk Umum – Petunjuk ini difahami oleh semua makhluk termasuklah haiwan, tumbuhan, dan apa juga makhluk ciptaan Allah.
* Petunjuk Kebaikan – Petunjuk ini ditunjukkan kepada golongan bukan Islam untuk menunjukkan kebaikan dan keindahan Islam agar mereka tertarik memasuki Islam.
* Petunjuk Hidayah – Petunjuk ini hanya dapat dirasai dan dilihat oleh orang-orang yang beriman sewaktu mereka membaca Al-Quran dan memahami isi maksudnya secara rohaniah.

Sebelum ini, orang arab tidak mempunyai bulan-bulan. Mereka meletakkan sesuatu berdasarkan suatu peristiwa. Apabila Abrahah menyerang Mekah, mereka meletakkan waktu itu sebagai waktu asal bagi Tahun Gajah. Kemudian, ketika Rasulullah s.a.w lahir mereka mengubah sistem tahun kepada “Tahun Kenabian”. Bulan-bulan Islam telah wujud sebelum kelahiran Rasulullah s.a.w lagi cuma orang arab tidak mengetahui mengenainya.

Pada bulan Ramadhan, syaitan-syaitan diikat. Isu syaitan diikat ini pun ada beberapa perselisihan pendapat ulama. Seperti kata ustaz, biarkan saja ulama berdebat, kita terima sahaja. Terdapat dua pendapat tentang syaitan diikat.

* Syaitan diikat secara fizikal. Ini bermakna syaitan dibelenggu dan memang tidak dapat berkeliaran.
* Syaitan dilemahkan, dan perkataan ikat itu sebagai sindiran kepada syaitan di mana syaitan terhalang dari mengganggu orang yang beriman.

Berkaitan pendapat pertama, ada pertanyaan jika syaitan diikat secara fizikal, mengapa orang masih berbuat jahat? Menurut ustaz, perkara ini pernah ditanya (berulang kali) dan jawapan paling baik ialah roti canai (roti canai lagi…macam contoh ceramah sebelum ini). Kata ustaz, hati itu ibarat tempat pembakar roti canai dan syaitan itu api. Setelah lama memanaskan pembakar roti itu, meskipun api sudah dipadamkan namun tempat pembakar roti canai itu masih panas. Sama juga halnya dalam keadaan ini. Setelah 11 bulan syaitan membakar hati, 1 bulan masih terasa panasnya meskipun syaitan dibelenggu.

Bulan Ramadhan adalah bulan pengampunan besar-besaran. Allah mengampuni semua dosa umatnya yang memohon ampun secara ikhlas kepada Allah kecuali dosa yang berkaitan dengan manusia.

Bulan Ramadhan juga adanya solat Tarawikh. Solat Tarawikh adalah khusus kepada umat Nabi Muhammad s.a.w. Ini kerana umat terdahulu tidak diberikan kelebihan solat Tarawikh. Solat Tarawikh tidak mempunyai had berapa rakaat yang boleh dilakukan maka tidak perlu diperdebatkan. Rasulullah s.a.w buat 8 rakaat namun disambung dengan solat sunat di rumah.

Di bulan Ramadhan, amalan dilipat gandakan. Pada bulan Ramadhan, pahala amalan bagi perkara sunat ialah pahala sunat+pahala wajib. Manakala pahala amalan bagi perkara wajib ialah 70 kali ganda dari bulan-bulan yang lain. Namun begitu, pahala amalan di Masjidil Haram dan sekitarnya ialah 100,000 kali ganda. Masjidil Haram dan sekitarnya adalah satu-satunya tempat di mana umat Islam dapat bersolat tanpa had. Selepas Asar pun boleh solat sunat, tidak seperti tempat lain di mana ia diharamkan.

Berpuasa 6 hari selepas bulan Ramadhan di bulan Syawal akan mendapat pahala seperti berpuasa selama setahun.

Thursday, May 26, 2011

Di akhirat nanti ada 4 golongan lelaki yg akan ditarik masuk ke neraka oleh wanita.

Di akhirat nanti ada 4 golongan lelaki yg akan ditarik masuk ke neraka oleh wanita. Lelaki itu

adalah mereka yg tidak memberikan hak kpd wanita dan tidak menjaga amanah itu. Mereka ialah

1. Ayahnya

Apabila seseorang yg bergelar ayah tidak mempedulikan anak2 perempuannya didunia. Dia tidak

memberikan segala keperluan agama seperti mengajar solat,mengaji dan sebagainya Dia membiarkan

anak2 perempuannya tidak menutup aurat. Tidak cukup kalau dgn hanya memberi kemewahan dunia

sahaja. Maka dia akan ditarik ke neraka oleh anaknya.

(p/s; Duhai lelaki yg bergelar ayah, bagaimanakah hal keadaan anak perempuanmu sekarang?.

Adakah

kau mengajarnya bersolat & saum?..menutup aurat?.. pengetahuan agama?.. Jika tidak cukup salah

satunya, maka bersedialah utk menjadi bahan bakar neraka jahannam.)

2. Suaminya

Apabila sang suami tidak mempedulikan tindak tanduk isterinya. Bergaul! bebas di pejabat,

memperhiaskan diri bukan utk suami tapi utk pandangan kaum lelaki yg bukan mahram. Apabila suami

mendiam diri walaupun seorang yg alim dimana solatnya tidak pernah bertangguh, saumnya tidak

tinggal, maka dia akan turut ditarik oleh isterinya bersama-sama ke dlm neraka.

(p/s; Duhai lelaki yg bergelar suami, bagaimanakah hal keadaan isteri tercintamu sekarang?.

Dimanakah dia? Bagaimana akhlaknya? Jika tidak kau menjaganya mengikut ketetapan syari’at, maka terimalah hakikat yg kau akan sehidup semati bersamanya di

‘taman’ neraka sana.)

3. Abang-abangnya

Apabila ayahnya sudah tiada,tanggungjawab menjaga maruah wanita jatuh ke bahu abang-abangnya dan

saudara lelakinya. Jikalau mereka hanya mementingkan keluarganya sahaja dan adiknya dibiar

melencong dari ajaran Islam,tunggulah tarikan adiknya di akhirat kelak.

(p/s; Duhai lelaki yg mempunyai adik perempuan, jgn hanya menjaga amalmu, dan jgn ingat kau

terlepas… kau juga akan dipertanggungjawabkan diakhirat kelak…jika membiarkan adikmu bergelumang dgn maksiat… dan tidak menutup aurat.)

4. Anak2 lelakinya

Apabila seorang anak tidak menasihati seorang ibu perihal kelakuan yg haram disisi Islam. bila

ibu membuat kemungkaran mengumpat, memfitnah, mengata dan sebagainya…maka anak itu akan disoal

dan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak….dan nantikan tarikan ibunya ke neraka.

(p/s; Duhai anak2 lelaki…. sayangilah ibumu…. nasihatilah dia jika tersalah atau terlupa….

krn ibu juga insan biasa… x lepas dr melakukan dosa… selamatkanlah dia dr menjadi ‘kayu api’

neraka….jika tidak, kau juga akan ditarik menjadi penemannya.)

Lihatlah…..

betapa hebatnya tarikan wanita bukan sahaja di dunia malah diakhirat pun tarikannya

begitu hebat. Maka kaum lelaki yg bergelar ayah/suami/abang atau anak harus memainkan peranan

mereka.

Firman Allah S.W.T; “Hai anak Adam, peliharalah diri kamu serta ahlimu dari api neraka

dimana bahan bakarnya ialah manusia, jin dan batu-batu….”

Tuesday, February 1, 2011

Aurat Daripada Perspektif Fizik

Dalam satu perbincangan, seorang siswi menceritakan masalah yang dihadapi berhubung dengan cara pemakaian. Masalah bermula apabila berhadapan dengan persepsi keluarga dan rakan-rakan setelah berubah daripada wanita yang berpakaian “liberal” kepada wanita yang menutup aurat sepenuhnya seperti yang disarankan oleh Islam. Pandangan serong terhadap pemakaian tudung labuh dan jubah menyebabkan siswi tersebut berasa tersisih bukan sahaja terhadap pandangan masyarakat umum, tetapi pandangan siswi-siswi yang bergiat dalam program berunsurkan dakwah. Penerimaan terhadap perubahan berlaku agak sukar akibat sikap double-standard dan kronisme yang diamalkan. Disebabkan mereka telah mendapat tarbiyah sekian lama dan menganggap diri adalah terbaik, agak payah untuk menerima orang yang baru mengenal erti tarbiyah yang sebenar. Apatah lagi berhadapan dengan ibu yang tidak memahami sehinggakan si ibu menyuruh siswi tersebut kembali kepada pakaian lama.

Penyelesaian

Bercakap tentang perubahan, ia bukanlah satu perkara yang mudah semudah mengalihkan sebatang pen daripada satu meja ke meja yang lain. Apatah lagi berubah daripada segi pemakaian yang melibatkan persepsi masyarakat sekeliling terhadap personaliti baru yang ingin dibentuk. Adalah penting adanya pemahaman terhadap matlamat perubahan dan pengorbanan yang tinggi agar terus istiqamah dengan perubahan.

Apa yang dilakukan oleh siswi tersebut adalah hijrah kepada kebaikan dan memerlukan ketahanan mental dan mujahadah yang tinggi. Dalam satu perubahan, sokongan daripada segi spiritual, emosi dan mental diperlukan bukan sahaja dengan berharap kepada Tuhan, tetapi juga dari masyarakat sekeliling khususnya mereka yang faham tentang Islam. Meskipun siswi tersebut baru mengenal erti tarbiyah dan mula bergiat dalam program berunsurkan dakwah, rakan-rakan dalam organisasi dakwah haruslah faham dan tidak memandang diri sebagai individu yang bertaraf tinggi sehingga tidak layak berdamping dengan mereka yang baru menerima hidayah.

Muslimat

Di sini, pentingnya pemahaman tentang konsep inverse response (respon songsang ~ rujuk Pemikiran Sistemik) dalam kehidupan seharian. Setiap sesuatu yang bersifat drastik memerlukan daya yang tinggi untuk diterima dan konsep bersabar terhadap time delay (masa lengah yang diperlukan sebelum satu sistem berfungsi) diperlukan. Sesuatu perubahan memerlukan visi yang jelas berdasarkan ilmu wahyu agar kekuatan diperoleh walaupun keadaan sekitar sukar menerima. Bagaikan susu yang sebelumnya bercampur dengan najis, kuman, urea dan darah di dalam sistem badan seekor lembu akhirnya keluar sebagai susu yang suci yang mendatangkan kebaikan kepada peminumnya. Dapat disimpulkan bahawa bagaimana sukarnya susu itu keluar daripada badan seekor lembu melalui proses perahan untuk bebas daripada unsur-unsur negatif, begitulah sukarnya sesuatu perubahan untuk dilaksanakan.

Persekitaran memerlukan masa untuk menerima sesuatu kelainan. Adalah penting pemahaman tentang aurat kerana ia melibatkan penjagaan penglihatan yang berkaitan secara langsung dengan hati dan fikiran yang dipengaruhi oleh nafsu dan syaitan. Aurat yang dimaksudkan bukan sahaja terhadap kaum wanita, tetapi juga kepada kaum lelaki di mana sesetengahnya yang kurang sensitif menganggap aurat lelaki tidak berapa penting sehingga memakai seluar yang menampakkan lutut ketika bersukan. Bagi seorang wanita, aurat adalah perkara yang sangat besar dan skop aurat adalah lebih luas pada tubuh mereka berbanding lelaki. Manakala dalam institusi kekeluargaan pula, ibu bapa memainkan peranan penting terhadap pentarbiyahan setiap anak. Bahkan, mereka juga perlu ditarbiyah dan diberi peringatan agar tidak alpa akan arus dunia semasa yang membawa kepada kebatilan.

Haba Pendam Tentu dan Konsep Aurat

Dalam Fizik, konsep ketahanan mental, emosi dan spiritual ditekankan dalam bab haba pendam tentu dan berhubungkait dengan penjagaan aurat. Jika dikaji tentang formula yang digunakan:

J = mc x tetha

J ialah haba pendam tentu: Kuantiti haba yang boleh diserap oleh suatu objek yang mempunyai jisim tertentu dalam suatu kuantiti masa.

m ialah jisim objek yang menerima perubahan suhu.

c ialah keupayaan haba tentu: Keupayaan suatu objek yang mempunyai jisim tertentu menerima suatu kuantiti suhu dalam suatu kuantiti masa.

tetha ialah perubahan suhu.

Eksperimen 1: Haba Pendam Tentu (Fizik Tingkatan 4- BAB 2.3)

Abstrak/Pengenalan

Dalam kajian ini, “eksperimen” dilakukan ke atas 3 jenis wanita:

wanita A- wanita bertudung labuh, berjubah dan menjaga lengan daripada terdedah wanita B-wanita memakai pakaian biasa tetapi masih menutup aurat wanita C- wanita yang lebih selesa memaparkan rambut yang lurus setelah melalui teknik rebonding, menunjukkan keputihan dan kehalusan kulit lengan, mendedahkan kerampingan bentuk badan dan berhias laksana model-model muka hadapan majalah hiburan.

Tujuan

Mengkaji tahap ketahanan spiritual, mental dan emosi wanita terhadap tekanan yang diberi berdasarkan cara pemakaian.

Hipotesis

Semakin baik cara pemakaian yang diamalkan mengikut tatacara yang disyorkan dalam Islam, semakin tinggi tahap ketahanan mental, emosi dan spiritual atas tekanan yang diberi. Begitu juga sebaliknya.

Inferens

Wanita A mempunyai tahap ketahanan yang tinggi, wanita B mempunyai tahap ketahanan yang sederhana dan wanita C mempunyai tahap ketahanan yang lemah.

Pembolehubah manipulasi

c atau keupayaan suatu objek yang mempunyai jisim tertentu menerima suatu kuantiti suhu dalam suatu kuantiti masa mempunyai hubungan dengan ketahanan seseorang terhadap tekanan yang dikenakan.

Bercakap tentang konsep aurat, ia mempunyai kaitan dengan suhu. Ramai yang membuka aurat atas alasan panas dan lebih suka bebas daripada suatu kongkongan. Seorang pensyarah wanita di UIA dari New Zealand (bukan Islam) mempersoalkan istilah baju kurung. Adakah istilah baju kurung tercipta kerana sifatnya “mengurung” wanita di Malaysia? Sehinggakan ramai wanita sekitar KL dan Selangor lebih suka memakai jeans dan t-shirt?

Pembolehubah malar

m atau jisim objek yang menerima perubahan suhu. Anggap jisim, bentuk badan, bangsa, agama, dan ciri-ciri fizikal ketiga-tiga jenis wanita adalah sama.

tetha atau perubahan suhu. Ia adalah tekanan yang diberi secara automatik oleh Pencipta alam di mana wanita berhadapan dengan perubahan biologi seperti haid (datang bulan), nifas (keadaan yang berlaku semasa bersalin), menopause (berlaku pengurangan hormon estrogen) dan tekanan persekitaran (kerja, pelajaran dan lain-lain).

Pembolehubah bergerakbalas

J atau kuantiti haba yang boleh diserap oleh suatu objek yang mempunyai jisim tertentu dalam suatu kuantiti masa. Ia berkaitan dengan setinggi mana tahap ketahanan spiritual, emosi dan mental ketiga-tiga jenis wanita terhadap daya tekanan yang diberi.

Kaedah

  1. Melalui pemerhatian kritikal terhadap perubahan personaliti ketiga-tiga jenis wanita dalam suatu jangka masa.
  2. Bertanya secara berhikmah tentang perspektif ketiga-tiga wanita terhadap cara pemakaian.
  3. Eksperimen diulang keatas wanita-wanita lain yang mempunyai ciri yang sama.

Eksperimen juga dilakukan keatas 2 jenis lelaki:

  • Lelaki A- Lelaki yang menutup aurat dengan baik
  • Lelaki B- Lelaki yang suka mendedahkan pusat sewaktu berlengging dan memaparkan lutut serta paha sewaktu bersukan atau berjalan-jalan.

Pemerhatian

  1. Wanita A kelihatan merendah diri, tenang, happy, ceria, lembut, sopan, pendiam, bercakap ketika perlu, berhati-hati dengan perhubungan dan berkemampuan mengawal perkataan yang dikeluarkan dari mulut.
  2. Wanita B juga kelihatan tenang, ceria, happy tetapi kadangkala kelihatan risau dan bimbang seperti ada sesuatu yang tak kena. Ada masanya terlepas juga kata-kata yang kurang baik ketika marah. Tapi kembali normal setelah beberapa ketika. Penulis yang berjurusan senibina pernah menegur seorang studiomate wanita yang menggunakan spray dengan cara yang salah ketika menyembur model yang dibuat sehingga menyebabkan cat yang terhasil rosak. Lalu dalam keadaan marah, penulis dikatakan penyibuk walaupun niat penulis ingin menegur kesilapan yang dibuat. Penulis terus berlalu kerana tahu tetha sedang dikenakan terhadap studiomate tersebut. Selepas kejadian tersebut, keadaan kembali normal.
  3. Wanita C kelihatan kelam-kabut, mempunyai stail tersendiri, kurang menjaga perkataan yang dilafazkan, overexcited, mudah melenting, agak sombong, materialistik dan sosial.
  4. Lelaki A kelihatan normal, tetapi lelaki B agak stylo, mudah marah, ego yang terlampau tinggi, sukar menerima nasihat, memandang rendah atas kemampuan orang lain dan lebih agresif.

Kesimpulan

Daripada eksperimen yang dijalankan, wanita dan lelaki yang mempunyai nilai J yang tinggi adalah mereka yang menjaga cara pemakaian dengan baik mengikut syariat Islam dan sensitif terhadap aurat. Seperti dalam formula yang diberi: J = mc x tetha.

Oleh itu, hipotesis diterima.

Mengkaji Fizik melalui perspektif Islam

Dalam usaha penyampaian Islam kepada individu yang faham tentang Islam, individu yang kurang faham tentang Islam dan individu yang tidak faham tentang Islam, pendekatan melalui ilmu duniawi berdasarkan kaedah saintifik dan empirik adalah salah satu cara yang sesuai kerana tak semua daripada mereka akan menerima jika menyampaikan melalui ilmu Tauhid. Masalah berlaku di Malaysia di mana persepsi masyarakat berubah iaitu belajar adalah untuk bekerja, bukan belajar untuk mencari ilmu. Adalah menghampakan situasi yang sama berlaku pada mereka yang mengambil jurusan agama dan mereka yang menghafal kalam-kalam Allah. Jika perspektif ini berterusan, mereka tidak akan mampu untuk mengislamisasi ilmu yang dipelajari, melakukan integrasi antara ilmu duniawi dan ilmu Islam, menyampaikan ilmu pada peringkat antarabangsa agar mesej Islam sampai ke serata tempat seterusnya mencapai kecemerlangan menyeluruh.

Seperti yang tertera dalam misi UIA iaitu Triple ICE (Integrations, Islamizations, Internationalizations dan Comprehensive Excellence), adakah pelajar UIA akan mencapai misi UIA andai masih lagi belajar untuk bekerja? Bukan untuk pelajar UIA sahaja, malah kepada pelajar institusi lain sekali. Tidak malukah kita kepada mereka yang bukan Islam mengkaji ilmu sains melalui al-Quran lantas memeluk Islam atas kesedaran? Di manakah perginya reputasi pelajar Islam yang cuba dipertahankan? Fikirkan.

Sumber: Rakan Masjid UTP

Masih ramai segan sebut ‘zina’

KOTA BHARU - Masih ramai dalam kalangan masyarakat di negeri ini masih segan menyebut perkataan ‘zina’ secara terbuka dan mereka memilih untuk menyebut perkataan lain yang dianggap lebih sopan dan menjaga keaiban.

Yang Dipertua Pertubuhan Ikram Malaysia (Ikram) Daerah Kota Bharu, Dr Mohd Sharani Mohd Naim berkata, perkataan ‘zina’ seolah-olah menjadi fobia kepada orang yang takut kepada perundangan Islam dan mereka tidak gemar menggunakannya dan mempopularkan istilah lain termasuk bersama, hubungan jenis luar nikah, hubungan seks secara haram, persetubuhan haram, bersekedudukan dan berkhalwat.

“Dengan menyebut perkataan zina, masyarakat lebih nampak ada hukuman melalui undang-undang dan zina perlu disebut (secara langsung) bagi memberi kesedaran kepada orang ramai supaya menjauhi gejala sosial yang boleh mendorong maksiat.

“Melalui maksiat (zina) ini, ia membawa kepada masalah pembuangan bayi ini, malahan zina merupakan puncak kepada segala jenis perubatan jahat antara lelaki dan wanita yang tidak berkahwin,” katanya kepada pemberita semasa berucap semasa Seminar ‘Buang Bayi: Kita Mampu Menghentikannya (Penyelesaian Dari Sudut Syariah)’ di Hotel Raudhah di sini, semalam.

Dr Mohd Sharani, perzinaan itu boleh berlaku yang mana sebelum ini mereka berkenalan, berkawan, keluar bersama, berpegangan, bercumbuan sehingga membawa kepada zina.

Pada seminar julung kali berkaitan masalah pembuangan bayi anjuran Wanita Jemaah Islah Malaysia (JIM) Kelantan, ia mendedahkan peserta mengenai usaha menangani masalah pembuangan bayi.

Menurutnya, antara faktor yang membawa kepada zina, termasuk filem yang merosakkan, pakaian yang menjolok mata, ciri-ciri kehidupan ala barat, terpengaruh dengan kawan jahat, pergaulan bebas, bahan lucah dan lemah iman.

Menurutnya, Islam mendahului zaman dengan mengatur kehidupan umatnya sesuai sebagai satu cara hidup iaitu memperkenalkan pendidikan seks kepada umatnya yang dibahagikan kepada tiga peringkat.

“Antara peringkat umur ini termasuk antara umur tujuh hingga 10 tahun (mumaiyiz) berkaitan dengan adap meminta izin dan memandang dan antara umur 10 hingga 14 tahun (remaja) berkaitan dengan menjauhi daripada unsur rangsangan seks.

“Selain peringkat usia itu, lingkungan antara umur 14 hingga 16 tahun (bersedia) diajar adab-adab berjimak, jika sedia untuk kahwin dan selepas umur bersedia (pemuda) anak perlu diajar mengenai adab kesopanan maruah, jika tidak mampu kahwin,” katanya. 

Sumber: Sinar Harian